Tugas Makalah Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi “VIRUS”

Makalah

Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi (EPTIK)

“VIRUS”

100

Disusun Oleh :

  1. Erni Yuniarti (12130691)
  2. Fani Suci Anggraini (12130773)
  3. Fitrianti (12130208)
  4. Sri Rovidah (12134253)

Kelas : 12.4A.04

Manajemen Informatika

Akademi Manajemen Informatika Bina Sarana Informatika

Bekasi

KATA PENGANTAR

            Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan karunia, rahmat dan hidayah-Nya sehingga makalah Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi (EPTIK) ini dapat diselesaikan.

Makalah mengenai “Virus” ini disusun sebagai pelengkap tugas perkuliahan Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi. Virus merupakan salah satu masalah yang biasa terjadi pada komputer atau notebook penggunanya pada saat browsing internet dan yang lain sebagainya. Masalah ini sangat penting untuk diketahui dan harus mencari solusinya agar para pengguna komputer atau notebook dapat mudah untuk mengakses internet dan yang lainnya tanpa hambatan.

Kami menyadari belum banyak hal yang dapat disampaikan dari makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran akan sangat bermanfaat sebagai sebuah koreksi untuk kami di masa mendatang, agar dapat lebih baik lagi. Demikianlah makalah ini kami sampaikan. Semoga makalah ini bermanfaat bagi kami dan bagi pembaca.

Bekasi, April 2015

Tim Penulis

DAFTAR ISI

Halaman Judul

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

  • Tujuan
  • Manfaat

BAB II PEMBAHASAN

2.1. Sejarah Virus

2.2. Pengertian Virus dan Jenis-jenis Virus

2.3. Contoh – contoh Virus

2.4. Cara Kerja Virus dan Siklus Hidup Virus

2.5. Kemampuan dan Ciri – ciri Virus

2.6. Tanda – tanda Serangan Virus

2.7. Langkah Pencegahan

2.7.1. Pengertian Anti-Virus dan Jenis-jenis Anti-Virus

2.7.2. Kelebihan dan Kekurangan Anti-Virus

2.7.3 Cara Kerja Anti-Virus

2.8. Langkah – langkah Apabila Sudah Terinfeksi Virus

BAB III PENUTUP

  • Kesimpulan
  • Saran

DAFTAR PUSTAKA

Lampiran

BAB I

PENDAHULUAN

  • Latar Belakang Masalah

Virus merupakan salah satu musuh utama yang terdapat di dalam sistem kerja komputer. Hal ini membuat kinerja komputer menjadi lamban, deadlock dan yang lain sebagainya yang dapat mengganggu dan mengancam para pengguna komputer baik itu dalam lingkungan pekerjaan atau pengguna pribadi. Sedangkan cara yang paling mudah untuk memerangi virus komputer tersebut adalah dengan cara menggunakan software antivirus.

Bagi pemula dalam dunia pengkomputeran banyak hal-hal yang harus diketahui tentang virus, mulai dari mengenal sampai bagaimana cara mengatasinya.

  • Tujuan

Tujuan penulisan adalah sebagai berikut:

  1. Menganalisa kinerja Virus dan mengatasinya.
  2. Agar para pengguna komputer tahu akan bahayanya serangan Virus.
  3. Membuat pada pengguna komputer tahu akan definisi, jenis-jenis, contoh-contoh, sejarah munculnya Virus serta memberikan solusi bagaimana Virus tersebut dapat diatasi.
  4. Untuk memenuhi nilai UAS mata kuliah Etika Profesi Teknik Informasi dan Komunikasi.
  • Manfaat

Manfaat yang diharapkan adalah sebagai berikut:

  1. Dapat mengatasi Virus yang menyerang komputer para pengguna dengan cepat dan mudah.
  2. Dapat mengetahui definisi, jenis-jenis, contoh-contoh dan sejarah munculnya Virus serta mendapatkan solusi yang terbaik.

BAB II

PEMBAHASAN

  • Sejarah Virus

Meskipun kemunculannya pertama kali masih menjadi polemik tapi pikiran yang mendasari pembuatan virus telah ada sejak tahun 1940-an, kala itu John Von Neumann, seorang matematikawan kelahiran Hongaria, dalam studi matematika sedang mempelajari metode perhitungan untuk menciptakan sesuatu yang dapat bekerja sendiri.

Tahun 1951, ia berhasil mendemonstrasikannya. Kemudian di tahun 1959, matematikawan Inggris Lionel Penrose mempresentasikan penggandaan diri otomatis pada artikelnya yang berjudul Self-Reproducing Machines.

Tidak seperti Neumann, Penrose menggambarkan strukturnya dengan menggunakan model 2 dimensi yang dapat mengaktifkan diri, menggandakan diri, memutasi diri, dan menyerang. Tak lama kemudian, Frederick G. Stahl berhasil membuat model ini di mesin IBM 650.

VIRUS GENERASI PERTAMA – VIRUS ELK CLONER

Pada awal kemunculan penyebaran virus masih sangat bergantung pada pengguna komputer. Tingkat bahayanya pun masih rendah. Paling-paling cuma menampilkan pesan-pesan walaupun lumayan mengganggu, namun tidak mengakibatkan bahaya lebih lanjut.

Istilah virus itu sendiri baru muncul pada tahun 1983, digunakan oleh Len Eidelmen pada seminar tentang keamanan berkomputer di Universitas Lehigh.

Virus pertama yang berhasil menyebar bernama virus Elk Cloner. Virus itu menyerang apple II pada tahun 1982 (komputer yang paling banyak digunakan pada tahun itu). Elk Cloner menyebar menggunakan disket ketika komputer di boot dengan disket (pada zaman itu komputer masih di boot menggunakan disket), Elk Cloner akan beraksi dan menampilkan teks berkedip yang mengganggu.

Semakin berkembangnya teknologi yang berkaitan dengan komputer, semakin canggih juga penyerangnya. Budi Harto, Direktur Advanced Technology Cisco Indonesia, memaparkan virus generasi awal (muncul pada tahun1980-an) yang cuma menyerang komputer individual melalui boot sector. Penyebarannya, kalau dibandingkan dengan penyebaran masa kini, terbilang lambat. Hitungannya masih dalam satuan minggu.

VIRUS GENERASI KEDUA

Generasi kedua yang terjadi sekitar tahun 1990, virus mulai menyerang jaringan. Serangannya melalui email, macro, Denial Of Service (DOS), dan hacking yang terbatas. Penyebarannya yang terhitung dalam satuan hari, masih terbilang lambat.

Menjadi lebih mengkhawatirkan karena bukan cuma virus lagi yang menyerang. Jenis malware pun bertambah. Beberapa tipe malware tidak cuma mengganggu sistem, tetapi juga mencuri informasi seperti nomor kartu kredit, password, dan alamat email. Pencurian itu bisa jadi mengakibatkan kerugian yang lebih besar. Dengan koneksi internet yang semakin baik juga membantu penyebaran malware. Sejak tahun 2003 mayoritas malware dibuat untuk mengambil alih kendali atas komputer. Komputer yang telah diambil alih dikenal dengan istilah “Zombie”, digunakan misalnya menyebarkan spam atau dijadikan server suatu layanan (tayangan pornografi) dan sebagainya.

VIRUS GENERASI KETIGA

Generasi ketiga, yang sedang melanda saat ini, memperluas area serangan. Bukan cuma jaringan individual lagi, tetapi mampu menyerang beberapa jaringan. Jenis serangannya juga lebih bervariasi, termasuk di dalamnya adalah DOS (Disk Operating System) lewat jaringan serta kombinasi berbagai malware. Serangannya terhitung dalam satuan menit. Sudah mengkhawatirkan !!

Generasi berikutnya diprediksi akan lebih mengkhawatirkan karena yang akan diserang adalah infrastruktur, serangannya berkecepatan kilat, akibat serangan tersebut bisa lebih fatal.

  • Pengertian Virus dan Jenis-jenis Virus

Malware (Malicious Software) merupakan program yang dapat dieksekusi (dijalankan) dan dapat merusak sistem komputer (OS dan program). Salah satu contohnya adalah Virus, Virus merupakan program komputer yang bertujuan mengganggu pengguna komputer dengan cara menggandakan atau menyalin dirinya sendiri tanpa diketahui sang pengguna, berkembang dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam file program maupun pada file dokumen.

Berikut ini merupakan beberapa jenis-jenis virus komputer.

  • Virus Boot Sector

Sesuai namanya virus ini menyerang sistem booting komputer anda. Virus ini akan menginfeksi komputer anda jika komputer di boot atau di reboot dari floppy disk, flash disk atau portable harddrive atau harddisk internal yang telah terinfeksi virus ini. Virus jenis ini tidak akan menyebar melalui jaringan namun dapat terjadi akibat ketidaksengajaan menggunakan storage atau sector HDD yang telah terinfeksi.

Pada mulanya virus Boot Sector ini memindah dan mengganti Boot Sector asli dengan program booting virus. Dengan demikian virus akan secara otomatis menyebar jika komputer dinyalakan.

Setelah operating system (windows) dinyalakan, virus akan tersimpan didalam memori dan mulai menginfeksi ke seluruh media penyimpanan.

Contoh virus yang termasuk dalam jenis ini:

  1. Varian Virus wyz, wyx.c (B) yang menginfeksi boot record dan floopy. Memiliki ukuran 520 byte dan tinggal di dalam memori pada kondisi ter-enkripsi.
  2. Varian V-sign, memiliki ukuran 520 dan menginfeksi master boot record (MBR).
  • Virus Purwo Variant

Varian baru virus lokal namanya Purwo.C. Virus ini dibuat dengan menggunakan Visual Basic dengan ukuran 56kb, murni tanpa di-pack. Virus ini menggunakan ikon mirip dokumen word milik Microsoft office untuk menipu calon korbannya. Saat menginfeksi, ia menciptakan sebuah folder dengan nama “Purwokerto Under Cover”,yang diberi atribut hidden dan berisi sebuah file bernama “KoruptorPurwokerto.exe” di setiap drive yang ia temukan. Di dalam folder C:\windows\sytem32\system dan di C:\windows\javaa\service.exe juga terdapat file windows.exe. Di waktu tertertu, ia akan menampilkan layar hitam yang berisi teks pesan dari pembuatnya. Hati-hati, virus ini mampu menghapus beberapa file yang ia temui.

  • Virus Makro

Virus ini mampu menyerang semua komputer dalam berbagai jenis operating system yang digunakan. Karena virus ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman aplikasi bukan bahasa pemrograman operating system.

Asalkan ada aplikasi bahasa program yang sejenis (dibuat dengan bahasa pemrograman yang sama dengan virus), maka virus mampu menginfeksi komputer. Virus ini sering sekali merusak file dokumen (Microsoft Office) terutama file *.doc sehingga virus ini sering disebut dengan virus Microsoft Word.

  • Trojan horse

Trojan horse merupakan jenis penjahat komputer yang paling berbahaya dan mematikan. Ia menyusup ke dalam komputer secara tersembunyi dan tidak langsung menyerang seperti yang dilakukan virus. Ia akan menunggu pemicu yang tepat untuk merusak dan menghancurkan sistem yang diinginkan (sesuai dengan varian trojan) dengan daya rusak yang lebih tinggi dari virus.

Trojan dibagi menjadi 6 bagian yang harus kita kenali diantaranya:

  1. Trojan penyadap (Remote Access)
  2. Trojan pencuri password (Keyloggers)
  3. Trojan penghancur
  4. Trojan Denial Of Service (DOS) Attact
  5. Trojan Proxy / Wingate
  6. Software Detection Killers
  • Adware

Adware berasal dari gabungan 2 kata, yaitu Ad atau advertising (iklan) dan ware (perangkat) sehingga dapat diartikan sebagai program yang menampilkan iklan-iklan yang mengganggu. Penjahat jenis ini memang mengganggu, namun ia tidak merusak seperti yang dilakukan oleh Trojan dan Virus. Walaupun demikian, anda tetap harus waspada karena adware juga sering mencuri user-id, password, daftar email seperti yang dilakukan oleh spyware.

  • Spyware

Dilihat dari namanya dapat diartikan bahwa spyware ialah program mata-mata yang memperhatikan setiap tingkah laku dan kebiasaan anda dalam berkegiatan internet yang sering anda lakukan. Spyware sering menginfeksi komputer-komputer yang biasanya digunakan oleh berinternet. Setelah menyusup melalui internet dan menginstalasikan dirinya sendiri ke dalam sebuah sistem, ia akan mencatat segala kebiasaan anda serta identitas (user dan password) anda, selanjutnya melaporkan kembali kepada sang pembuat spyware.

Dapat dipastikan komputer yang terinfeksi spyware akan menerima segudang iklan yang berkaitan dengan aktivitas internet yang sering anda lakukan. Oleh karena itu, spyware dikenal sebagai turunan dari adware.

Pada umumnya, website yang memberikan spyware adalah website yang memberikan layanan gratis ataupun website yang menjual produk. Contohnya adalah AOL mail, Grisoft, Ziddu, blog-blog pribadi yang menginginkan penghasilan lebih dari iklannya, seperti dari Google Adsense, Formula Bisnis, Kumpul Blogger, Kliksaya, dll.

Pada dasarnya, spyware tersebut diiringi dengan PopUp Windows, yang tentunya selain memakan Bandwith lebih juga membuat loading internet anda semakin lambat.

  • Spam

Spam atau bisa juga berbentuk junk mail adalah penyalahgunaan sistem pesan elektronik (email) untuk mengirim berita iklan dan keperluan lainnya secara massal. Umumnya, spam menampilkan berita secara bertubi-tubi tanpa diminta dan sering kali tidak dikehendaki oleh penerimanya. Pada akhirnya, spam dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna situs web. Orang yang menciptakan spam elektronik disebut spammers.

  • Contoh-contoh Virus

Berikut ini merupakan beberapa contoh virus komputer yang sering menyerang para pengguna komputer:

  • Virus Shortcut.exe

Virus yang merubah ekstensi program atau file menjadi shortcut. Hal ini menyebabkan tidak dapat di aksesnya dokumen atau program yang ingin kita gunakan.

  • Virus Trojan.Lodear

Trojan Horse menyerang apabila pengguna sedang mengunduh data dari internet.

Adalah virus yang mengirimkan email misal, terhadap situs yang mempunyai tingkat keamanan rendah.

  • Virus Backdoor.Zagaban

Virus Trojan yang satu ini menginjeksi komputer tertentu untuk diganakan sebagai tempat berlindung untuk merusak network atau jaringan terkait.

  • Virus Bagle.BC

Virus ini termasuk ke dalam satu jenis virus yang berbahaya dan telah masuk peringkat atas jenis virus yang paling cepat mempengaruhi komputer.

  • Virus W32/Zafi-B

Virus ini menyerang peer-to-peer dan email virus akan dicopy dengan sendirinya pada sistem folder windows yang akan diberi nama otomatis secara acak.

  • Cara Kerja Virus dan Siklus Hidup Virus

Cara kerja Virus komputer umumnya sama yaitu menyalin dirinya sendiri secara otomatis tanpa sepengetahuan pengguna komputer. Virus komputer menunjukan bagaimana rentannya sistem keamanan komputer. Sebuah virus betul-betul dapat memili dampak yang luar biasa dengan menggunakan jaringan komputer dan internet yang tersebar secara global. Pendek kata mereka menunjukkan bagaimana melalui transmisi data yang canggih dan menjadi tergantung terhadap sistem tersebut.

Cara kerja Virus adalah sebagai berikut:

  • Virus mampu mencuri informasi data pribadi kita jika ia menginfeksi komputer kita. Hal ni benar Karena ada program seperti keylogger dan sebagainya mampu melakukan hal ini jika ia menginfeksi komputer.
  • Virus mampu berkembang biak atau mereproduksi dirinya, antara virus yang populer memproduksi dirinya adalah Virus Brontok yang dulu cukup terkenal. Umumnya sifat virus saat ini, akan membuat salinan menggunakan nama yang sama pada folder kita dan menggunakan fungsi “super hidden” dan tanpa kita sadari folder tersebut bukanlah folder sebenarnya tetapi virus.
  • Virus cenderung melakukan perubahan di dalam kodenya setiap kali mengalami proses setiap kali mengalami proses penggandaan sehingga sangat sulit untuk dikenali oleh software anti-virus komputer.

Virus komputer juga memiliki Siklus Hidup yang dapat dibagi menjadi 4 tahap, sebagai berikut :

  1. Waktu istirahat, umumnya virus menentukan tanggal dan waktu untuk menghentikan dan mengaktifkan virus pada komputer.
  2. Waktu penyebaran, umumnya virus mereplikasi dirinya dengan menggandakan diri dalam suatu program ke sebuah tempat di media penyimpanan, seperti harddisk, RAM, dan flashdisk.
  3. Waktu aktif, pada waktu tertentu virus akan mengaktifkan diri.
  4. Waktu eksekusi, artinya virus yang telah aktif dan mulai melakukan kegiatannya.
  • Kemampuan dan Ciri-ciri Virus

Virus komputer merupakan program komputer khusus (pengertian virus) yang memiliki kemampuan-kemampuan canggih yang kita ketahui (sadari) yang tidak terdapat pada program-program standar lainnya. Kemampuan tersebut diantaranya :

  • Kemampuan memperbanyak diri

Kemampuannya dalam memperbanyak diri memungkinkan semakin banyaknya jumlah virus tersebut yang akan menyebar yang menyulitkan kita untuk menangkap dan menghilangkan virus tersebut. Berikut ini skemanya:

  1. virus menginfeksi salah satu file di dalam komputer.
  2. virus memperbanyak diri dan menulari ke dalam file-file lainnya di dalam komputer.
  3. virus juga bisa menyembunyikan atau menghapus file yang ditulari tersebut dan membuat file baru dengan nama file yang dihapus tadi, yang sebenarnya adalah virus itu sendiri.
  • Kemampuan mengumpulkan informasi

Layaknya seorang petugas sensus, virus juga mampu secara mandiri mencari informasi yang ada di dalam komputer anda seperti mencari file-file yang dapat di infeksi, mencari letak tabel partisi, file FAT 32, dan sebagainya. Misalnya virus akan menyerang (menginfeksi) file Word, maka virus akan mendata file-file berekstensi *.doc kemudian baru akan menginfeksi file tersebut.

  • Kemampuan memeriksa keberadaan diri

Kemampuan yang satu ini cukup unik, virus mampu mengenali suatu file apakah sudah terinfeksi virus atau belum, jika belum virus akan langsung menginfeksi dan jika tidak maka virus akan menghindarinya agar tidak terjadi penyusupan (infeksi) ganda.

  • Kemampuan menyembunyikan diri

Seperti bunglon, virus memiliki kemampuan menyamar dan menyembunyikan diri. Hal ini tidak lain agar kegiatannya tidak anda ketahui. Teknik menyembunyikan diri dari virus ini cukup kreatif, yaitu :

Menyamar dengan ukuran virus yang kecil agar anda tidak curiga dengan file virus tersebut serta men-setup file nya menjadi hidden sehingga default file nya tidak akan anda ketahui kecuali jika anda mengaktifkan setting Show Hidden File pada Folder Option.

  • Kemampuan memanipulasi

Ulah virus memang usil, mengesalkan dan membahayakan. Virus mampu melakukan manipulasi setting windows dan juga mengusik data-data penting anda, antara lain:

  1. Menampilkan pesan-pesan aneh dari si pembuat virus serta mengganti tampilan layar (wallpaper) monitor yang dikunci (tidak dapat diubah atau diganti dengan wallpaper lainnya).
  2. Menyembunyikan bahkan menghapus file-file penting anda.
  3. Men-disable program-program dan mengacau kinerja komponen-komponen komputer lainnya, misalkan printer, keyboard, dan sebagainya.
  • Tanda-tanda Serangan Virus

“Datang tak diundang, pergi bikin rusak” itu adalah ungkapan yang tepat terhadap keberadaan virus. Terkadang kita tidak sadar bahwa virus yang kita gunakan telah terinfeksi virus. Apalagi komputer sering digunakan untuk tukar menukar data, akses internet, instal program gratisan, terima email sembarangan, akses jaringan di kantor, dan banyak lagi celah untuk masuknya virus. Untuk lebih jelasnya coba perhatikan komputer yang anda gunakan, apakah terdapat ciri-ciri berikut ini :

  1. Loading program dan kerja komputer lambat tidak seperti biasanya
  2. Muncul file atau folder yang bukan milik kita
  3. Tidak bisa masuk ke windows
  4. Sering hang atau deadlock, restart, dan blue screen
  5. Nama, ukuran, dan ekstensi file berubah
  6. File tidak bisa dibuka, dan ketika file dibuka tidak dapat disimpan
  7. Bertambahnya makro pada file word dan excel
  8. Muncul logo tertentu jika mengklik kanan pada my computer atau properties
  9. Antivirus digunakan tidak aktif
  10. Terdapat folder option di explorer atau tools hilang
  11. Perintah command prompt dan regedit (melalui Run) tidak berfungsi
  12. Terkadang muncul pesan aneh yang menunjukkan suatu identitas atau pesan dari si pembuat virus
  • Langkah pencegahan

Dalam bertahan dari serangan kutu digital maka sekuritas komputer kita harus ditingkatkan serta perlu dipersiapkan beberapa langkah sebagai berikut :

  • Program Anti-Virus

Install program antivirus dengan data antivirus baru (update) yang mempunyai “real time” monitoring, lebih baik lagi dalam satu komputer ada satu program antivirus internasional dan satu program antivirus lokal dengan catatan tidak terjadi konflik diantara kedua program antivirus tersebut.

  • Firewall (Anti Spyware)

Dikarenakan ketidak-mampuan program antivirus untuk mendeteksi keberadaan keluarga besar dari program malware lainnya seperti: Spyware, Trojan, Worm, dan sebagainya. Maka sebaiknya di komputer kita juga perlu diinstall program untuk memproteksi dari infeksi malware tersebut, misalnya Firewall (Zone Alarm, Tiny Firewall ), Anti Spyware (Spyware Doctors, Giant Anti Spyware, Spybot S+D), TuneUp Utility, atau Advanced System Optimizer.

  • Backup Data Penting

Lebih baik sedia payung sebelum hujan artinya sebaiknya kita backup dulu file-file penting atau data penting kita misalnya ke CD sebelum terjadi kerusakan atau hilang akibat ulah dari virus komputer.

  • Download

Berhati-hatilah pada saat download dan menjalankan program freeware atau shareware karena tidak menutup kemungkinan program-program tersebut telah disusupi script (kode) dari trojan, backdoor, atau spyware. Dalam hal ini bisa digunakan program untuk blok script seperti Script Sentry atau Script Defender.

  • Browsing (Searching)

Waspada ketika browsing didaerah “abu-abu” misalnya situs-situs underground dan situs yang mengandung

unsur materi pornografi.

  • Selalu men-scan semua media penyimpanan eksternal yang akan digunakan, mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika Autoprotect antivirus anda bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.

110

  • Pengertian Anti-Virus dan Jenis-jenis Anti-Virus

Anti-Virus merupakan Penangkal dari serangan software mematikan yaitu keylogger, software ini dapat merekam segala aktivitas yang kita lakukan dengan menggunakan keyboard. Anti-Virus juga dapat berfungsi agar kita tidak mudah diserang oleh hacker. Perangkat lunak Anti-Virus disebut juga Protection Software, dengan perangkat lunak ini pengguna dapat mengetahui apakah sebuah sistem komputernya terkena Virus atau tidak.

Jenis-Jenis AntiVirus:

  • AVG

AntiVirus ini dibuat oleh produsen antivirus yang berbasis di Eropa dan Amerika Serikat, yaitu Girsoft (www.grisoft.com). Perusahaan yang berdiri tahun 1991 ini mengklaim bahwa AVG telah dipakai di banyak negara dan digunakan oleh sekitar 40 juta pengguna. Yang menonjol dari AVG adalah, bahwa software ini memiliki versi gratis yang dapat digunakan secara cuma-cuma. Walaupun demikian, versi dari komersial dari AVG juga disediakan dengan fitur yang lebih menarik dengan harga yang lumayan terjangkau.

  • Smadav

Smadav adalah antivirus untuk proteksi tambahan komputer anda, proteksi total USB Flashdisk, dan pembersihan virus yang menyebarluas. Smadav mulai muncul pada Maret 2007 dan mulai awal 2009 mulai menunjukkan peningkatan pengguna yang signifikan.

  • Kaspersky

Biasanya, antivirus dibuat oleh perusahaan dari Amerika Serikat atau negara Eropa seperti Inggris, Norwegia, dan Jerman. Tapi Kaspersky justru bermarkas Rusia. Dibentuk pada tahun 1997, Kaspersky memiliki penggemar yang cukup banyak di negeri ini.

  • Avast

Avast adalah program antivirus yang dikembangkan oleh perusahaan yang bernama ALWIL Software yang berbasis di kota Praha, Republik Ceko, sama seperti negara asal produsen AVG.

Avast, pertama kali dirilis pada tahun 1988, antivirus ini kini sudah digunakan di seluruh dunia dan tersedia dalam 27 bahasa yang berbeda.

Avast merupakan antivirus yang sifatnya sama seperti AVG, yakni bebas dipakai dan gratis untuk keperluan personal dan non komersial. Software ini akan mencegah berbagai ancaman di komputer, tidak hanya virus namun juga spyware dan anti spyware yang nakal malah akan membahayakan komputer. Avast juga memiliki fitur Virus Recovery Database yang memungkinkan user me-recover file yang terhapus, jadi tidak menghapus file tersebut namun menyembuhkannya, sehingga file bisa digunakan kembali. Selain di terjemahkan ke banyak bahasa, avast juga menyediakan fasilitas penerjemahan perintah dalam bentuk suara ke berbagai bahasa.

  • Avira

Avira adalah salah satu antivirus buatan jerman yang sudah terkenal luas di seluruh dunia, salah satunya di Indonesia. Ada 2 versi Avira, yakni Avira Free dan Avira Premium. Sebagai update kita download terlebih dahulu dan lakukan update offline untuk pertama kali. Untuk meng-update Avira Antivirus dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan cara manual dan cara otomatis.

  • Kelebihan dan Kekurangan Anti-Virus
  • AVG

Kelebihan: Dapat men-scan email, adanya fitur link scanner memungkinkan men-scan tautan pada situs jejaring sosial, update bisa tersedia tiap hari, lebih cepat dalam mendeteksi spyware serta tool dan fitur yang lebih banyak. Perusahaan ini juga menyediakan antivirus yang bisa bekerja di sistem operasi Linux dan Smartphone.

Kekurangan: Tidak memiliki fitur perlindungan internet, seperti dalam transaksi perbankan atau belanja online, chat dan download.

  • Smadav

Kelebihan: Pada scanning yang sangat cepat dan scanning dan proteksinya yang ringan sehingga tidak banyak menggunakan resource komputer. Smadav mempunyai fitur-fitur manual sebagai senjata melawan virus lokal, jika user menguasai fitur-fitur manual ini maka semua virus lokal akan dapat dibersihkan walaupun belum terdeteksi oleh Smadav. Smadav juga akan membersihkan sampai tuntas infeksi dari virus, caranya dengan mendeteksi 1500 daerah registry dan memperbaikinya jika ada kerusakan.

Kekurangan: Kurang bisa mendeteksi virus asing.

  • Kaspersky

Kelebihan: Memiliki Scheduled Update (3 jam sekali), Mudah dioperasikan, Memiliki fitur suara, Memiliki Anti Malware, Memiliki system restore.

Kekurangan: Loading awal lebih lama, Update yang cukup lama, Tidak mempunyai versi gratis, Proses scanning yang relatif lama.

  • Avast

Kelebihan: Adanya fitur screen saver yang aktif saat komputer sedang digunakan. Fitur screen saver ini secara otomatis akan melakukan scanning virus. Selain itu, proses instalasi dan registrasinya sederhana.

Kekurangan: Tool dan fiturnya sedikit tidak bisa berjalan di Windows Server, dan kurang bisa mendeteksi virus autorun.inf.

  • Avira Antivirus

Kelebihan: Mampu mendeteksi virus lebih banyak, kemudahan dalam menonaktifkan dan mengaktifkan antivirus, serta ukuran file installer-nya yang lebih ringan daripada AVG dan Avast.

Kekurangan: Proses install harus online sehingga merepotkan bagi pengguna yang tidak memiliki koneksi internet, tool dan fitur lebih sedikit dibanding AVG, serta ukuran file update manual yang besar.

  • Cara Kerja Anti-Virus

Program antivirus memiliki metode dan operasi penggunaan yang bervariasi. Setiap metode pembacaan (scanning) memiliki teknik yang khas untuk mencegah, mendeteksi, dan melindungi dari serangan virus. Berikut proses yang dilakukan antivirus :

  • On-demand scanning (oleh permintaan)

On-demand scanning dieksekusi ketika ada permintaan dari pengguna. Proses ini juga dapat dilakukan pada startup sistem. Menjalankan on-demand scanning sangat disarankan ketika terdapat file baru yang dipindahkan ke harddrive komputer. Penjadwalan proses ini merupakan cara terbaik untuk melindungi komputer.

  • On-access monitor (saat akses)

Proses ini bekerja dengan menempati ruang memori komputer (memory resident), yaitu dengan cara melakukan scanning sejak sistem startup hingga shutdown, sehingga membantu program antivirus untuk mendeteksi dan menghilangkan virus yang mungkin masuk ke dalam sistem saat komputer dioperasikan. Adapun proses pendeteksian virus dilakukan dengan memonitor fungsi-fungsi aktif. Jika ditemukan fungsi yang diindikasi berbahaya dan memiliki sifat seperti virus, maka on access monitor akan memblok eksekusi dari fungsi atau program tersebut.

  • Metode umpan dan tunggu

Digunakan untuk mendeteksi dan menganalisis virus dari sistem komputer. Ide ini dibuat oleh program antivirus untuk mengelabui dan menunggu adanya file yang terinfeksi. Ketika terjadi perubahan file, program antivirus akan mengambil langkah untuk mendeteksi dan menghilangkan serangan malware. Metode ini sering digunakan oleh para peneliti antivirus.

  • Memeriksa diri sendiri (self scans)

Beberapa virus berupaya untuk menghilangkan jejak agar tidak terdeteksi oleh program antivirus. Selain itu, ia juga akan mencegah proses scanning oleh antivirus. Sebagian besar program antivirus komersil dilengkapi dengan kemampuan memeriksa dirinya agar terhindar dari serangan virus yang berusaha melumpuhkan aktivitas antivirus.

  • Langkah – Langkah Apabila Sudah Terinfeksi Virus
  1. Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah dari flashdisk, jaringan, email atau dan yang lainnya, jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda mengisolasi komputer anda terlebih dahulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable dari control panel)
  2. Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang PC anda, dengan cara:
  3. Gejala yang timbul, misalnya: pesan, file yang corrupt atau hilang
  4. Scan dengan antivirus anda, jika anda terkena saat AutoProtect berjalan berarti virus definition di komputer anda tidak memiliki data virus ini, cobalah update secara manual atau mengunduh virus definitionnya untuk anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda untuk mengupdate, maka upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus update-an terbaru.
  • Bersihkan, setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan segera untuk mencari removal atau cara-cara untuk memusnakannya di situs-situs yang memberikan informasi perkembangan virus (jika antivirus update-an terbaru anda tidak berhasil).
  • Langkah terburuk, jika semua hal tersebut tidak berhasil adalah dengan cara memformat ulang komputer anda.

BAB III

PENUTUP

  • Kesimpulan

Adapun Kesimpulan dari pembahasan kami adalah sebagai berikut:

Virus merupakan program komputer yang bertujuan mengganggu pengguna komputer dengan cara menggandakan atau menyalin dirinya sendiri tanpa diketahui sang pengguna, berkembang dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam file program maupun pada file dokumen.

Meskipun kemunculannya pertama kali masih menjadi polemik tapi pikiran yang mendasari pembuatan virus telah ada sejak tahun 1940-an, kala itu John Von Neumann, seorang matematikawan kelahiran Hongaria, dalam studi matematika sedang mempelajari metode perhitungan untuk menciptakan sesuatu yang dapat bekerja sendiri. Dan perkembangan virus hingga sampai saat ini masih berlanjut.

Untuk mencegah adanya virus komputer sebaiknya menggunakan Anti-Virus yang berfungsi agar tidak mudah diserang oleh hacker serta penangkal dari serangan software mematikan yaitu keylogger, software ini dapat merekam segala aktivitas yang dilakukan dengan menggunakan keyboard. Perangkat lunak Anti-Virus disebut juga Protection Software, dengan perangkat lunak ini pengguna dapat mengetahui apakah sebuah sistem komputernya terkena Virus atau tidak.

  • Saran

Gunakanlah Anti-Virus pada komputer anda dan selalu meng-update versi terbarunya untuk mencegah adanya virus-virus yang dapat menginfeksi komputer anda. Sebaiknya lebih selektif dalam mendownload aplikasi atau software yang tidak diperlukan oleh komputer, tetapi jika ingin mendownload aplikasi atau software tersebut cari yang berlisensi atau resmi. Serta lebih baik backup file-file penting atau data penting terlebih dahulu misalnya ke CD atau harddisk external, untuk mencegah sebelum terjadinya kerusakan atau hilang akibat ulah dari virus komputer.

DAFTAR PUSTAKA

https://jaringankomputer.org/pengertian-virus-cara-kerja-dan-sejarah-virus-komputer/

www.devilx7.com/2014/04/fungsi-dan-pengertian-antivirus.html?m=1

https://belajar-komputer-mu.com/pengertian-dari-perangkat-lunak-atau-software-antivirus-adalah/pengertian-virus-komputer/

www.pengertianpakar.com/2015/03/pengertian-jenis-dan-sejarah-virus.html?m=1

www.it-jurnal.com/2014/03/pengertian.dan.jenis-jenis.virus.pada.komputer.html?m=1

www.viruslokal.com/2009/05/kumpulan-40-antivirus-lokal-indonesia/

www.linksukses.com/2010/01/kompetisi-antivirus.html?m=1

www.smadav.net/

http://www.warna-sahabat.com/2015/01/contoh-makalah-tentang-virus-karya.html

Madcoms. 2011. Langkah Cerdas Membasmi Virus Komputer. Penerbit Andi. Yogyakarta.

Firdaus Asyqar. 2010. Menaklukan Virus Komputer. Penerbit Cakrawala. Yogyakarta.

Ahmad Yani. 2009. Jurus Ampuh Membasmi Virus Komputer. Penerbit Ruang kata. Bandung.

Jubile Enterprise. 2007. Trik Membasmi Virus untuk Orang Biasa. Penerbit PT Elex Media Komputindo. Jakarta.

Efisitek.com. 2007. Kumpulan Program ANTIVIRUS dan FIREWALL. Penerbit Yrama Widya. Bandung.

Heri Pratikno. 2008. Proteksi Secara Hardware KOMPUTER BEBAS VIRUS 100%. Penerbit Prestasi Publisher. Jakarta.

LAMPIRAN

1

3

7

8

9

10

11

13

14

­­­

Halo dunia!

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika Anda menyukai, gunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengapa Anda memulai blog ini dan apa rencana Anda dengan blog ini.

Selamat blogging!